2020 udah berjalan lebih dari 30 hari dan hari ini gue sudah menghadiri 2 acara lamaran pernikahan. Yang pertama temen kuliah dan yang kedua temen SD.
Beberapa bulan menjelang akhir tahun kemarin, gue rada rungsing melihat insta stories orang-orang di waktu weekend, mostly updatenya kalau nggak orang nikahan ya engagement. Tahun ini sepertinya akan banyak teman-teman dekat yang akan berumah tangga. Pertanyaan "lo kapan?" juga udah mulai vokal diarahkan ke gue.
Orang-orang banyak yang nyoba tes cpns tapi gue baru 2 minggu pindah divisi (lagi) dan sedang beradaptasi kembali. Apa semua harus jadi PNS? Gue nggak ikut tes, tapi fomo. Beberapa temen yang ekstensi, lagi sibuk ngurus skripsi dan gue semester depan akan menghadapi itu, cuma pusingnya mau ambil kuali atau kuanti udah muncul di akhir semester 2 kemarin ini.
Seperempat abad akan gue hadapi dalam kurang lebih 29 hari lagi. Tapi pusingnya umur 20-an udah ada sejak 2017an dan sampai sekarang masih super rame banget ini isi kepala nggak tau harus diapain. Semoga sampai kesana!
Akhir tahun kemarin muncul lagu dengan judul "besok mungkin kita sampai". Sepertinya lagu ini akan jadi theme song di 2020 dan akan jadi yang selalu ngingetin gue untuk "yaudah gapapa" walau sulit untuk diterapkan.
Udah itu aja, besok mau masuk pagi biar pulang masih bisa liat matahari. Semoga bangun tidurnya nggak harus pake nangis dulu dibawah bantal seperti yang udah-udah, karena entah kenapa berangkat kerja berat banget. Ya padahal juga keinginannya nggak kehitung pakai jari.
Beberapa bulan menjelang akhir tahun kemarin, gue rada rungsing melihat insta stories orang-orang di waktu weekend, mostly updatenya kalau nggak orang nikahan ya engagement. Tahun ini sepertinya akan banyak teman-teman dekat yang akan berumah tangga. Pertanyaan "lo kapan?" juga udah mulai vokal diarahkan ke gue.
Orang-orang banyak yang nyoba tes cpns tapi gue baru 2 minggu pindah divisi (lagi) dan sedang beradaptasi kembali. Apa semua harus jadi PNS? Gue nggak ikut tes, tapi fomo. Beberapa temen yang ekstensi, lagi sibuk ngurus skripsi dan gue semester depan akan menghadapi itu, cuma pusingnya mau ambil kuali atau kuanti udah muncul di akhir semester 2 kemarin ini.
Seperempat abad akan gue hadapi dalam kurang lebih 29 hari lagi. Tapi pusingnya umur 20-an udah ada sejak 2017an dan sampai sekarang masih super rame banget ini isi kepala nggak tau harus diapain. Semoga sampai kesana!
Akhir tahun kemarin muncul lagu dengan judul "besok mungkin kita sampai". Sepertinya lagu ini akan jadi theme song di 2020 dan akan jadi yang selalu ngingetin gue untuk "yaudah gapapa" walau sulit untuk diterapkan.
Udah itu aja, besok mau masuk pagi biar pulang masih bisa liat matahari. Semoga bangun tidurnya nggak harus pake nangis dulu dibawah bantal seperti yang udah-udah, karena entah kenapa berangkat kerja berat banget. Ya padahal juga keinginannya nggak kehitung pakai jari.
Komentar